Budidaya Ternak Lele

Share:
  • 1
    Share

Budidaya Ternak Lele – Di era sekarang atau era digital ini kegiatan semakin cepat. Begitu juga dengan makanan, orang lebih suka makan cepat saji atau yang sering disebut “fast food”. Di era sekarang ini orang jarang sekali mengkonsumsi ikan. Padahal ikan ini banyak sekali mengandung zat yang baik untuk tubuh kita.

Namun untuk sebagian orang juga ada yang masih memanfaatkan ikan (khususnya ikan lele) untuk dijadikan berbagai olahan makanan, kita sering lihat di pinggir jalan yaitu pecel lele.

Dengan demikian kebutuhan ikan lele tentunya semakin bertambah, hal ini menjadi ujung tombak para budidaya ternak lele untuk berlomba-lomba menjadi pemasok ikan lele terbesar.

Usaha budidaya lele bisnis yang menguntungkan

Berbicara mengenai ikan lele kali ini saya juga akan membahas cara budidaya lele atau ternak lele pada kolam terpal. Bisnis ini sudah menjadi andalan karena budidaya lele atau ternak lele termasuk bisnis yang menguntungkan. Ikan lele adalah ikan yang mudah dibudidayakan selain bisa di konsumsi ikan lele juga sangat cepat pertumbuhannya, asalkan dilakukan dengan cara yang benar.

Tapi bagaimana caranya? Disini saya akan menjelaskan beberapa langkah dalam menjalankan usaha budidaya lele atau ternak lele. Yang bersumber dari berbagai media.

 

Cara Budidaya Ternak Lele

1.Persiapan Kolam Untuk Pemijahan

Budidaya ternak lele
Gambar kolam ikan lele

Untuk memulai bisnis budidaya lele, hal yang paling penting adalah mempersiapkan tempat atau kolam. Dalam mempersiapkan kolam kita bisa menggunakan terpal, selain praktis terpal juga bisa kita dapatkan dengan harga yang terjangkau. Tetapi tidak ada salahnya menggunakan kolam lainnya.

Usahakan membuat beberapa kolam karena setelah ikan lele bertelur telur tersebut akan dipindahkan pada kolam penetas. Jadi harus membutuhkan beberapa kolam untuk proses pemijahan sampai telur menetas. Isi semua kolam dengan air sumur dengan kedalaman kurang lebih 20 cm, kemudian taruh kakaban sebagai media bertelur.

Kakaban adalah sarana untuk indukan lele bertelur. Biasanya kakaban terbuat dari ijuk, namun kita juga bisa gunakan paranet untuk media tempat telur menempel.

Baca juga: Manfaat minyak ikan laut dalam yang penting untuk kesehatan

2.Pemilihan induk

Budidaya ternak lele
Perbedaan induk lele jantan dan betina

Dalam pemilihan induk lele kita harus memilih indukan yang bagus. Indukan yang bagus tidak harus dilihat dari besarnya tubuh namun bisa dilihat dari kualitas telur yang pernah menetas sebelumnya.

Untuk satu kolam kita menaruh indukan lele dengan perbandingan 1:2 satu jantan dua betina. Membedakan jantan atau betina dari indukan lele juga tidaklah sulit. Ciri-ciri indukan lele bisa dilihat dari kelaminnya. Indukan jantan biasanya ada tonjolan pada kelaminnya sedangkan betina tidak ada tonjolan pada kelaminnya.

Tunggu waktu yang tepat

Sebelum memulai pemijahan, hal yang terpenting adalah memperhatikan waktu yang tepat dalam pemijahan. Hal tersebut bertujuan supaya indukan lele dapat bertelur sesuai jadwalnya.

Selain itu ada beberapa ciri-ciri indukan yang sudah siap. Untuk indukan jantan biasanya tonjolan sudah sangat terlihat, sedangkan yang betina kelaminnya sudah menonjol dengan warna kemerahan.

 

3.Proses Pemijahan

Setelah mempersiapkan indukan yang baik, selanjutnya menuju proses pemijahan. Proses pemijahan adalah hal terpenting dalam ternak lele. Yang pastinya setelah proses pemijahan bisa mendapatkan calon bibit baru.

Nah, untuk proses pemijahan sebelum mememasukan indukan lele dengan perbandingan 1:2 kita harus memasukan indukan jantan terlebih dahulu. Hal tersebut bertujuan agar indukan jantan bisa mengenal tempat untuk proses pemijahan nanti. Waktu yang dibutuhkan yaitu 15 menit.

Setelah ikan sudah mengenal lokasinya, barulah kedua indukan betina bisa dimasukan kedalam kolam pemijahan. Proses pemijahan bisa berlangsung dalam waktu 12 jam dan biasanya terjadi pada saat suhu air sudah dingin yaitu kisaran jam 1-2 pagi.

 

4.Pengangkatan Telur

Budidaya ternak lele
Gambar telur ikan lele

Setelah proses pemijahan selesai kita bisa lihat pada kakaban yang sudah dibuat, jika ada benda berwarna kuning keemasan berarti indukan lele tersebut sudah bertelur. Setelah bertelur, kakaban harus dipindahkan pada kolam penetasan. Proses penetasan biasanya terjadi kurang dari 24 jam, jika melebihi batas biasanya telur gagal menetas.

Jika telur sudah menetas kita harus beri pakan dengan cacing sutra.

 

5.Penyortiran Bibit

Budidaya ternak lele
Gambar bibit lele

Proses pemberian pakan dengan cacing sutra umumnya 15-21 hari. Setelah itu bisa langsung diganti dengan pakan pelet, hal ini bertujuan untuk menekan biaya karena pakan pelet harganya lebih lebih terjangkau.

Setelah selesai dalam pemberian pakan cacing sutra bibit lele, bisa dilakukan penyortiran. Penyortiran bertujuan untuk memisahkan antara ukuran bibit lele yang berbeda. Biasanya usaha budidaya ternak lele mengalami kerugian karena adanya kanibalisme yang berlebihan. Nah maka dari itu, penyortiran amatlah penting untuk kelangsungan usaha budidaya ternak lele.

Setelah 15-21 hari sudah bisa diberi pakan pelet berukuran kecil.

 

Pakan Bibit: Sudah saya jelaskan di atas bahwa pakan ikan lele yang baru menetas wajib diberi pakan cacing sutra. Jika sudah 15-21 hari pemberian pakan cacing sutra bisa dihentikan dan diganti dengan pakan pelet.

Baca juga: Manfaat spirulina ganggang hijau untuk tubuh

6.Proses Pembesaran

Para budidaya ternak lele biasanya langsung akan menjual bibit ideal untuk dilakukan pembesaran hal ini bertujuan untuk menghemat biaya, karena proses pembesaran akan membutuhkan biaya yang lebih besar daripada proses pembenihan.

Ukuran ideal untuk kalian yang ingin membesarkan ikan lele biasanya berukuran 8,9 dan 10. Dan jika kalian membeli benih untuk di besarkan kalian harus membersihkan atau menguras kolam terlebih dahulu, hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko kematian ikan lele akibat bakteri berbahaya yang ada pada kolam. Sedangkan untuk kolam pembesaran, tinggi air yang baik adalah 80-100 cm.

Adapun hal yang harus diperhatikan dalam proses pembesaran ikan. Apa saja? simak penjelasan dibawah.

 

Pemberian Pakan Untuk Pembesaran

Pakan yang tepat dalam pembesaran adalah pelet yang sesuai dengan ukuran ikan (jenis pakan 781-1 ada banyak kandungan nutrisi), biasanya ada toko pakan ikan. Jumlah pemberian pakan biasanya 3% dari ukuran tubuhnya, hal ini bertujuan agar pakan tidak berlebih dan jika pakan ikan mengendap akan menjadi penyakit. Sedangkan waktu yang tepat untuk pemberian pakan ikan, bisa dilakukan setiap dua kali sehari pagi dan sore. Jika ingin menambah nutrisi tambahan bisa dilakukan pemberian pakan pada saat malam hari yaitu kisaran jam 10 malam.

 

Pencegahan Penyakit dan Hama

Salah satu faktor gagalnya budidaya ternak lele adalah penyakit dan hama. Untuk mengatasi hal tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Untuk pencegahan penyakit bisa kita beli obat untuk ikan, bisa dicari di toko pakan ikan. Penyakit pada ikan memiliki kriteria yang berbeda jadi ada berbagai jenis obat yang harus diberikan pada penyakit lele tertentu.

Untuk Pencegahan hama sebaiknya kolam ditutup dengan jaring paranet agar hewan buas tidak masuk atau tidak memburu ikan lele. Paranet tidak hanya untuk menutupi kolam semata kolam yang teduh juga bisa membuat ikan tidak kepanasan.

 

7.Panen

Proses panen adalah hal yang di tunggu-tunggu. Panen ikan lele bisa dilakukan setelah 2-3 bulan tergantung pertumbuhan ikan tersebut. Ukuran idealnya adalah dalam satu kilogram ada 4-7 ekor ikan lele.

Untuk memudahkan proses panen ikan lele dilakukan dengan cara menguras kolam. Tidak hanya itu saja, kolam yang sudah dikuras nantinya bisa digunakan lagi untuk proses pembesaran berikutnya.

Penting: Untuk proses berikutnya kolam harus dibersihkan agar bakteri berbahaya bisa hilang dan air dalam kondisi bersih dan bibit baru bisa hidup dengan baik.

 

Itulah beberapa tahapan dalam budidaya ternak lele dari proses pembenihan sampai dengan proses panen. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi kita semua share informasi ini pada teman dan keluarga besar kalian supaya bisa menambah wawasan dan informasi. Mungkin itu saja sekian dan terimakasih.

 

Tinggalkan komentar